Kamis, 09 Januari 2020

Manajemen Pemasaran Era Rev.Industri4


Manajemen Pemasaran Era Rev.Industri4
logo gundar.jpg
Nama : Titin Aidah
Kelas: 4ea24
Npm: 18216425

Soal no 4 :
Uraikan, Bagaimana Fintech mampu membantu perkembangan UKM dengan keadaan terbatasnya kemampuan yang dimiliki masyarakat perdesaan dengan UKM? (Khususnya dalam mengaplikasikan fintech yang membuat penyebarannya menjadi terhambat)

Jawab :
Terbatasnya kemampuan yang dimiliki masyarakat perdesaan dan UKM pada khususnya dalam mengaplikasikan fintech yang membuat penyebarannya menjadi terhambat. Industri fintech berpatokan pada undang-undang hukum perdata, belum ada aturan khusus mengenai fintech.
            Sebagian besar masyarakat atau UKM berada di perdesaan dan belum mengenal atau mengoptimalkan fintech terkait penggunaan, manfaat, keuntungan dan tujuan dari penggunaan fintech. Hal itu karena kurangnya peran pemerintah meliterasi system keuangan dengan baik atau bisa jadi pemerintah dan pemda tergagap atas pesatnya kemajuan fintech ini.
             Peluang inilah membuat sejumlah perusahaan fintech ikut berkontribusi dalam pengembangan UKM, tidak hanya membantu dalam hal pembiayaan modal usaha tetapi fintech juga berperan membantu berbagai aspek seperti layanan pembayaran digital dan pengaturan keuangan. Beberapa layanan fintech bagi UKM di antaranya pinjaman modal.
            Beberapa perusahaan fintech memberikan jasa layanan pinjaman modal dengan proses pengajuan yang lebih sederhana dibandingkan lembaga keuangan konvensional seperti perbankan. Kemudahan karena tidak menyerahkan jaminan dan hanya melengkapi beberapa persyaratan dokumen saja, membuat layanan pinjaman online ini menjadi alternatif dari pinjaman konvensional bank atau perusahaan pembiayaan lainnya.
            Ada juga layanan pembayaran digital, perusahaan fintech biasanya juga menyediakan pembayaran digital yang lebih mudah dan aman bagi pebisnis. Dengan proses pembayaran yang lebih mudah dan aman, maka hal ini akan mampu menarik lebih banyak konsumen sehingga akan memberikan keuntungan bagi pelaku bisnis atau UKM. Kemudian, layanan pengaturan keuangan. Layanan ini memberikan beberapa aplikasi yang menawarkan layanan pengaturan keuangan. Inovasi layanan ini tentu saja membantu pebisnis UKM untuk mengatur keuangan usahanya seperti pencatatan pengeluaran, pemantauan kinerja investasi, jual beli saham dan konsultasi.


Jumat, 06 Desember 2019

MENGIDENTIFIKASI TARGET DAN POSISI PRODUK PASAR GLOBAL


MENGIDENTIFIKASI TARGET
DAN POSISI PRODUK PASAR GLOBAL
Disusun oleh :
Kelompok 3
·         Febrian Perkasa (12216752)
·         Rizka Nur Fauziah (16216551)
·         Titin Aidah (18216425)
Kelas 4EA24

FAKULTAS EKONOMI – MANAJEMEN
UNIVERSITAS GUNADARMA
DESEMBER 2019
A.    Mengidentifikasi Target dan Posisi Produk Pasar Global
Segmentasi pasar global didefinisikan sebagai proses mengidentifikasi kelompok atau kumpulan pelanggan potensial pada tingkat nasional maupun sub nasional yang kianya mempunyai persamaan tingkah laku dalam membeli.
Setelah mengidentifikasikan segmen, langkah berikutnya menetapkan target, artinya mengevaluasi segmen & memfokuskan usaha pemasaran pada suatu Negara atau kelompok orang yang mempunyai respon potensial yang signifikan.
Akhirnya perushaan harus merencanakan cara untuk membidik pasar-pasar yang dipilih sebagai targe dengan menetapkan posisi terbaik bagi produk yang ditawarkannya. Menetapkan posisi berarti menemukan cara menanamkan produk dalam ingatan pembeli potensial dipasar target dengan merancang bauran pemasaran secara tepat.

1.      Menentukan Posisi Produk di Pasar Global

Pemasaran menentukan posisi yaitu suatu proses yang dipakai oleh perusahaan untuk menetapkan suatu citra dibenak konsumen relative, terhadap citra produk yang ditawarkan oleh pesaing.

a.    Menentukan posisi teknologi tinggi (Hi-tech Positioning)

Komputer pribadi , video & peralatan stereo, serta mobil merupakan contoh kategori produk dengan menentukan posisi teknologi tinggi terbukti efektif. Produk seperti ini sering kali dibeli atas dasar sifat –sifat produk yang konkret walaupun citra mungkin juga penting. Pembeli biasanya sudah mempunyai atau berkeinginan memperoleh informasi teknis yang cukup banyak. Dibagi 3 :
Ø  Produk teknis : computer, bahan kimia. Contoh produk yang pembelinya mempunyai kebutuhan tertentu, perlu banyak informasi serta mempunyai bahasa yang sama. Mis : pembeli computer di Eropa & Amerika mempunyai pengetahuan yang setara mengenai mikroprosesor 486, hard dis 80 mega, 8 mega RAM.

Ø  Produk untuk peminat khusus. Produk ini tidak terlalu teknis & lebih berorientasi pada waktu luang atau rekreasi, mempunyai karakteristik pengalaman yang serupa & keterlibatan pengguna yang tinggi. Bahasa yang sama & symbol yang berkaitan dengan produk seperti itu dapat mengatasi hambatan bahasa & budaya. Peralatan olah raga adidas, kamera Canon, contoh produk untuk peminat khusus yang sukses.

Ø  Produk yang dapat ditunjukkan kegunaannya. Produk yang berbicara untuk dirinya sendiri dalam iklan sifat & dan manfaatnya juga berjalan dengan baik. Kamera instan Polaroid merupakan contoh produk global yang dapat ditunjukkan kegunaannya & amat sukses.

b.    Menentukan posisi sentuhan canggih (Hi-touch positioning) Kurang memerlukan penekanan pada informasi khusus & lebih menekankan pada citra.

Pembeli produk sentuhan canggih juga mempunyai bahasa yang sama & sekumpulan symbol yang berkaitan dengan tema kesejahteraan, materialism, & romantisme . Ada 3 :

Ø  Produk yang memecahkan masalah umum.
Kategori ini menyediakan manfaat yang berkaitan dengan moment kecil dalam kehidupan . Iklan yang menayangkan percakapan diantara teman di kafe sambil minum secangkir kopi atau menghilangkan dahaga dengan minuman ringan disiang hari ditepi pantai menempatkan produk dipusat kehidupan sehari-hari & mengkomunikasikan manfaat yang ditawarkan dengan cara yang dipahami diseluruh dunia.

Ø  Produk desa global.
Wangi-wangian chanel, pakaian mode pendesain, air mineral & pizza merupakan contoh baik dari produk yang mempunyai posisi alami kuat diseluruh dunia. Dalam pasar globalproduk mungkin mempunyai daya tarik global hanya berdasaarkan pada Negara pembuatnya. Ke-Amerika-an dari Levis, Marlboro, & Harley-Davidson. Sony merupakan nama yang sinonim dengan mutu Jepang, Mercedes merupakan perwujudan insinyur Jerman yang legendaries.

Ø  Produk yang menggunakan tema universal.
Beberapa tema iklan & daya tarik produk dipikirkan cukup mendasar sehingga benar bersifat transnasional. Tema tambahan adalah materialissme (kunci untuk citra oang kaya & status), kepahlawanan (tema termasuk individu sederhana atau pengorbanan diri) bermain (waktu luang / rekreasi) & prokreasi (citra masa pacaran & romantisme)

c.    Pasar Dunia

Kerja sama ekonomi & pengaturan istimewa dalam perdagangan :
Ø  GATT : General Agreement on Tariffs & Trade / GATT adalah kontrak mengikat diantara 103 negara yang mempunyai tujuan untuk mempromosikan perdagangan diantara anggotanya.

Ø  Free Trade Area / FTA : Wilayah perdagangan bebas adalah sekelompok Negara yang setuju menghilangkan semua hambatan internal terhadap perdagangan diantara para anggotanya.

Ø  Keseragamgan Pabean / Custom union. Adalah evolusi logis dari wilayah perdagangan bebas, sebagai tambahan dari dihapuskannya hambatan internal untuk perdagangan para anggota keseragaman pabean setuju untuk menegakkan hambatan eksternal umum.

Ø  Uni Ekonomi / Economic Union. Dibentuk dengan menghilangkan hambatan eksternal bersama. Usaha ini mencari cara mengkoordinasikan kebijakan ekonomi dan sosial didalam uni agar modal & tenaga kerja dapat mengalir bebas dari satu Negara ke Negara lain.

d.    Kerjasama ekonomi regional.

Ø  Kelompok Andean. Bertujuan untuk memacu perkembangan harmonis dari anggotanya lewat integrasi ekonomi & sosial. Anggotanya : Bolivia, Kolombia, Ekuador, Peru, Venezuela. Menjadi zona perdagangan bebas subregional pertama di Amerika Latin
.
Ø  Association of South East Asian Nations  (ASEAN). Adalah sebuah organisasi untuk kerja sama ekonomi, politik, sosial, sosial budaya. Anggotanya : Indonesia, Brunei, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailan.

Ø  Caribbean Community and Common Market (CARICOM). Sebagai gerakan kearah persatuan di wilayah Karibia. Anggotanya : Antiqua & Barbuda, Bahamas, Barbados, Belize, Dominika, Grenada, Guyana, Jamaika, Montserrat, Saint Christopher & Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent, serta Grenadines, Trinidad & Tobago.

Ø  Central American Common Market / CACM untuk menghidupkan pasar bersamanya.Anggotanya : El Savador, Honduras, Guatemala, Nicaragua & Costa Rica.

Ø  Cooperation Council for the Arab States of the Gulf (GCC). Menyediakan berbagai cara merealisasikan koordinasi, integrasi & kerja sama dalam semua kegiatan ekonomi, ekonomi , sosial & budaya. Anggotanya : Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Saudi Arabia, & Uni Emirat Arab.

Ø  Economic Community of West African States / ECOWAS. Yujuannya mendorong perdagangan, kerja sama dan kemandirian di Afrika Barat. Anggotanya : Benin, Burkina Faso, Cape Verde, Gambia, Ghana, Guinea-Bissau, Pantai Gading, Liberia, Mali, Mauritania, Niger, Nigeria, Senegal, Sierra Leoe & Togo.

Ø  Uni Eropa (UE). Menciptakan pasar tunggal untuk barang, jasa & modal, menciptakan mata uang & bank tunggal eropa. Anggota semula Belgia, Perancis, Belanda, Italia, Luksemburg, jerman Barat.

Ø  European Free trade Association (EFTA). Mewujudkanperdagangan bebas dalam barang industry & perluasan perdagangan dalam barang-barang hasil pertanian.

Ø  North American Free Trade Area (NAFTA). Amerika Serikat menandatangani prjanjian perdagangan bebas dengan kanada dan Meksiko.

Ø  Organization for International Economic Cooperation (OIEC). Menciptakan pasar bersama diantara Negara-negara anggotanya & mendorong koordinasi & integrasi ekonomi. Anggota awalnya Uni Soviet, Bulgaria, Cekoslovakia, Hongaria, Polandia, Rumania.

Ø  Southern cone common market (MERCOSUR). Menghapus hambatan non tariff & mengimplementasikan bea masuk eksternal seragam. Mencari persamaan kebijakan dalam perdagangan , pertanian, transport & komunikasi. Anggotanya : Argentina, Brazil, Paraquy & Uruguay.

Ø  South African development coordination conference / SADCC . Mendorong perdagangan & kerja sama. Anggotanya : Angola, Botswana, Lesotho, Malawi, Mozambique, Namibia, Swaziland, Tanzania, Zambia, Zimbabwe.


2.    Pemasaran di Negara Berkembang

Kekurangan akan barang & jasa merupakan masalah sentral dinegara-negara berkembang & kebutuhan yang paling menekan adalah memperluas produksi.Pemasaran adalah disiplin yang menjadi pedoman dalam proses mengidentifikasi & memenuhi kebutuhan & keinginan masyarakat.

Sebelum memutuskan apakah akan memasuki suatau Negara berkembang, hal-hal yang perlu dipertimbangkan :

·      Carilah informasi lain disamping PNB per kapita. Angka per kapita mungkin menyembunyikan adanya kelas menengah dalam jumlah besar dalam pasar tadi.

·      Pertimbangan Negara-negara berkembang secara kolektif, bukan satu persatu.

·      Ingat bahwa tidak semua Negara berkembang sama.

·      Beri bobot antara manfaat & biaya kalau menjadi perusahaan pertama yang menawarkan suatu produk atau jasa disebuh Negara berkembang.

·      Tetapkan batas waktu realistic untuk melihat hasilnya. Karena perbedaan hokum politik atau kekuatan sosial, berbagai peristiwa mungkin bergerak dengan lambat.

Kesimpulan :
Identifikasi target dan posisi produk dalam pasar global sangatlah penting, hal-hal yang perlu diperhatikan seperti segmentasi pasar, teknologi yang digunakan untuk pemasaran, produk yang akan dipasarkan dan juga di Negara maju atau berkembang posisi produk akan dipasarkan.
Hal-hal yang telah disebutkan diatas adalah faktor-faktor penting dalam pemasaran ditingkat global, oleh sebab itu pentingnya identifikasi dan juga posisi produk menjadi bahasan dalam pemasaran global.

Referensi :




Minggu, 10 November 2019

GLOBALISASI BISNIS


MAKALAH GLOBALISASI BISNIS



logo gundar.jpg

NAMA : TITIN AIDAH
KELAS :4EA24
NPM : 18216425





BAB   I
PENDAHULUAN

            1.1.            Latar Belakang
            Pada zaman yang serba modern saat ini dengan kecanggihan tekhnologi informasi mendorong seluruh penggiat bisnis untuk dapat menyesuaikan dengan kondisi modernisasi atau yang lebih dikenal dengan Era Globalisasi. Seluruh perusahaan dihadapkan pada lingkungan bisnis global dengan persaingan yang sangat kompetitif.
            Globalisasi ekonomi tidak hanya meningkatkan pertambahan pesaing di pasar, tetapi juga menambah bervariasinya persaingan yang ada di pasar.
Perkembangan teknologi informasi seperti jaringan internet, dan teknologi digital lainnya membuka celah pemasaran/distribusi produk yang tidak terbatas pada ruang, tempat, dam waktu. Jaringan dan teknologi digital lainnya ini, juga memungkinkan pertukaran informasi baik mengenai produk, produsen, maupun costumer secara global dan menyeluruh. Hal tersebut dapat diakses oleh pelaku ekonomi dengan mudah sehingga transaksi bisnis tidak lagi terpaku melalui kertas tapi bisa dilaksanakan melalui jalan raya elektronik dengan menggunakan fasilitas-fasilitas yang disediakannya seperti shared database, electronic fund transfer, electronic data incharge, electronic commerce, dsb. Oleh karena itu, mobilitas ekonomi pun semakin cepat dan kompetitif.

            1.2.            Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan yang ada, maka dikemukakan perumusan masalah sebagai berikut :
      1.      Apa yang dimaksud dengan Globalisasi Bisnis ?

            1.3              Tujuan penulisan
            Makalah ini bertujuan untuk menambah khasanah pengetahuan  kita mengenai pemasaran global dan distribusi global, sehingga kita tidak hanya sekedar membacanya, tetapi bisa kita implementasikan dalam dunia bisnis yang akan kita rintis.



BAB  II
PEMBAHASAN

           2.1.     Pengertian Globalisasi bisnis
Globalisasi berasal dari kata “global” yang berarti “universal”. Menurut Achmad Suparman globalisasi di artikan sebagai suatu proses yang menjadikan sesuatu sebagai cirri khas masyarakat di dunia tanpa ada abates wilayah. Namun globalisasi juga diartikan berbeda-beda sesuai dengan cara pandang orang yang mengartikannya. Namun secara umum globalisasi diartikan sebagai pengingkatan hubungan internasional di segala aspek yang mendunia tanpa mengenal batasan-batasan wilayah negara.
Globalisasi Bisnis adalah gabungan dari dua kata yaitu globalisasi dan bisnis, dari pengertian-pengertian yang sudah dibahas sudah dapat kita ketahui makna dari kedua kata tersebut, berarti dapat kita artikan bahwa Globalisasi Bisnis adalah suatu proses atau keadaan bisnis yang bersifat global mengalami perubahan kegiatan perbisnisan yang lebih terbuka tanpa mengenal batas-batas teritorial ataupun wilayah baik antar daerah maupun antar negara. Perubahan-perubahan tersebut terjadi dalam seluruh aspek perekonomian.
Perubahan global telah membawa isu yang berkenaan dengan bisnis besar maupun bisnis kecil. Dimana perubahan ini memberikan dampak yang nyata yaitu bergesernya bisnis yang terbatas pada bisnis domestik (nasional) yang terisolasi, karena berbagai akibat seperti perbedaan budaya, jarak dan waktu menuju kepada sistem bisnis global yang terintegrasi atau kerjasama yang mempunyai saling ketergantungan satu sama lain. Dan keadaan ini belum pernah dihadapi sebelumnya oleh manajer bisnis dimana bisnis global ini membawa dampak berupa peluang dan juga ancaman baru.
Globalisasi pasar, yaitu suatu kejadian dimana berbagai pasar nasional bergabung menjadi satu dan membentuk pasar yang besar dan global (pasar dunia) dengan menciptakan produk yang berstandar dunia atau internasional.
 Globalisasi produksi, yaitu berkenaan dengan tendensi antar beberapa perusahaan yang memberikan sumber komoditi dan jasa dari berbagai lokasi yang berbeda di seluruh dunia, dengan mengambil manfaat dari perbedaan nasional tersebut, dalam berbagai hal seperti biaya dan kualitas faktor produksi, agar dapat lebih kompetitif dalam bersaing.

2.1.1.  Perencanaan pemasaran global terdiri atas lima langkah utama yaitu :

1.      Pengkomunikasian tujuan
2.      Penyusunan rencana
3.      Pengagregasian rencana
4.      Penerjemahan rencana ke dalam anggaran
5.      Pengambilan tindakan

2.1.3.      Pengendalian Pemasaran Global

Pengendalian merupakan salah satu aspek kritis dalam pemasarn global.
1.      Tujuan pengendalian mengarahkan operasi bisnis dan pemasaran agar bisa  mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.
2.      Proses pengendalian pemasaran global meliputi tiga langkah utama yaitu:
1)      Menyusun standar,
2)      Mengukur kinerja dan membandingkannya dengan standar,
3)      Melakukan tindakan korektif.


.
BAB III
 PENUTUP

      A.    Kesimpulan

Pemasaran Global diartikan sebagai proses pemusatan sumber daya dan tujuan organisasi pada peluang pasar. Dalam melakukan sebuah bisnis atau membangun perusahaan yang berskala internasional, masing-masing pelaku pemasaran harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam kaitannya dengan Pemasaran Global. Sehingga mampu bersaing dengan baik dan juga mampu menguasai pangsa pasar internasional.

      B.     Saran

Disarankan kepada Pemerintah untuk Regulasi Pemasaran Global terutama untuk pengaturan royalty atas kegiatan Pemasaran Global agar lebih disempurnakan agar dampak positif dari Globalisasi Pemasaran dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat hingga kebawah.














DAFTAR PUSTAKA

(dikutip: 20/10/2016,7:00 pagi)
(dikutip: 20/10/2016,7:03 pagi)

(dikutip: 20/10/2016,7:06 pagi)